Content Speedy Sebagai Designer
December 21, 2008 12:08 amKemana arah Content bila memiliki unsur yang baik dan ampuh (hebat)?! Adalah ketika di dalamnya mewakili seorang designer (perancang) hebat terhadap pembentukan masyarakat pembacanya atau pelanggannya. Jujur, masyarakat Indonesia saat ini perlu seorang designer. Content Speedy bisa mengambil alih peran tersebut . Apa yang akan dilakukan dengan Content tersebut?! Sebagai sang designer? Yaitu mengedukasi dan membimbing pola pikir pembaca ke arah yang lebih baik pada semua pembaca atau target. Saat ini banyak peran media yang menggiring pola pikir masyarakat menjadi masyarakat konsumtif, rendah akidah, yang pada gilirannya membuat seseorang ingin mendapatkan sesuatu dengan jalan pintas atau melakukan usaha yang merugikan orang lain. Media banyak menanamkan hal hal tabu menjadi biasa. Kadar penyimpangan yang kecil memang tak terasa salahnya, tapi ketika terulang ulang dan terakumulasi menjadi besar, penyimpangan besar sudah menjadi hal yang biasa.
Lalu akan dibawa ke mana arah masyarakatIndonesia ini?! Content Speedy harus turut aktif mengambil bagian dalam pembentukan yang positif. Mencerdaskan bangsa dengan bekal pondasi yang kuat bukan sekedar monetizing hanya selalu demi uang.
Nah mampukah Content Speedy mengambil alih peran tersebut?! itu baru hebat!!!
Bagaimana menurut anda apakah sependapat atau punya cara lain?



December 21st, 2008 at 1:15 am
[…] Kemana arah Content bila memiliki unsur yang baik dan ampuh (hebat)?! Adalah ketika di dalamnya mewakili seorang designer (perancang) hebat terhadap pembentukan masyarakat pembacanya atau pelanggannya. Jujur, masyarakat Indonesia saat ini perlu seorang designer. Content Speedy bisa mengambil alih peran tersebut . Apa yang akan dilakukan dengan Content tersebut?! Sebagai sang designer? Yaitu mengedukasi dan membimbing pola pikir pembaca ke arah yang lebih baik pada semua pembaca atau target. Saat ini banyak peran media yang menggiring pola pikir masyarakat menjadi masyarakat konsumtif, rendah akidah, (more…) […]
December 22nd, 2008 at 2:10 pm
media sekarang diciptakan untuk mengulas sesuatu yang terjadi saat ini bahkan sesuatu yang bagi kita dianggap tabu, biasa atau tidak biasa, terprovokasi ataupun tidak, yang menyebabkan sesuatu yang “tabu” jadi “tidak tabu” ternyata bukan media, melainkan diri kita. dunia ini bergerak maju. pada kenyataanya, disamping media yang anda anggap tabu itu, ada beberapa media tandingan yang mengupas anti-tabu.
impas bukan? sama halnya dengan Tuhan menciptakan malaikat dan setan, dan di tengah-tengah kedua makhluk itu adalah “KITA”.
December 24th, 2008 at 7:28 am
betul sekali. artinya di sini segala sesuatu yang merupakan larangan agama sedikit demi sedikit dibuat biasa oleh media sehingga kita tidak merasa telah jauh masuk ke dalam dosa tersebut tanpa menyadarinya. karena sudah biasa dilakukan oleh umum dan merupakan kewajaran.